Pastikan Kesiapan Benih Unggul, BRMP Sumut Tinjau PIT dan Gudang Benih Kelapa Dalam di Batu Bara
Kepala Balai Besar Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara, Mulyono, S.P., M.M., bersama tim dari Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan diwakili oleh Ketua Tim Kerja Perbenihan Perkebunan yaitu Bapak Yamin Priyono S.ST, M.M. melakukan monitoring dan evaluasi (monev) perbenihan tanaman perkebunan Sumatera Utara dengan meninjau Pohon Induk Terpilih (PIT) serta gudang stok benih kelapa dalam pada Kelompok Tani Flamboyan, Desa Ujung Kubu, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Kelompok tani ini merupakan salah satu pemasok sumber benih kelapa dalam untuk mendukung kegiatan pengembangan kawasan perkebunan di Sumatera Utara melalui kerja sama dengan CV. Rika Sanjaya.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan benih kelapa dalam Varietas Kelambi Ujung Kubu yang akan disalurkan kepada penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Utara. Kelompok Tani Flamboyan diketahui memiliki sekitar 89.000 pohon kelapa dalam varietas Kelambi Ujung Kubu, dengan sebanyak 20.000 pohon di antaranya telah teregistrasi sebagai Pohon Induk Terpilih (PIT).
Pohon Induk Terpilih (PIT) merupakan pohon indukan yang telah melalui proses seleksi dan memenuhi standar teknis sebagai sumber benih unggul. PIT memiliki peranan penting dalam menjamin mutu genetik, produktivitas, serta kualitas benih yang dihasilkan sehingga benih yang disalurkan kepada petani memiliki daya tumbuh dan potensi produksi yang baik. Oleh karena itu, keberadaan PIT menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan pengembangan kawasan perkebunan secara berkelanjutan.
Monitoring dan evaluasi dilakukan guna memastikan kualitas, ketersediaan, serta kesiapan benih sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Benih kelapa yang digunakan berasal dari pohon indukan terpilih sehingga mutu dan kualitas benih tetap terjamin sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan ini diharapkan penyaluran benih unggul dapat berjalan optimal dan tepat sasaran, sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas perkebunan kelapa dalam serta memberikan manfaat bagi petani di Sumatera Utara.